Pengintip Blog

Jumat, 20 April 2012

Grafologi part 3



Menjadi ahli Grafologi 
Menjadi ahli Grafologi sepertinya bukan hanya bisa dilakukan oleh orang-orang yang mempelajari ilmu Kedokteran dan Psikologi saja. Membaca tulisan bisa dilakukan asalkan kita memiliki kepekaan. Apa saja sih yang diperlukan untuk bisa membaca tulisan seseorang dengan akurat ? Berikut apa-apa saja yang dibutuhkan untuk membaca tulisan .

Tahapan-tahapan mempelajari Grafologi

1.   Proses Intuitif
Disinilah perbedaan antara alat-alat tes psikologi dengan Grafologi. Pada tes-tes psikologi segalanya diusahakan secara obyektif sedangkan Grafologi mengandalkan subjektivitas dan sifatnya lebih fleksibel tapi sarat dengan simbol.  Namun tetap menggunakan pedoman-pedoman tertentu. Oleh sebab itu dalam grafologi diperlukan kehati-hatian .
Si penafsir harus terus mengasah dan meningkatkan kepekaan bawah sadarnya dengan latihan-latihan.
Ahli Grafolog garuslah teliti pada obyek dan batin mereka langsung bekerja dan membayankan, mengatakan m dan menceritakan sesuatu yang berkaitan dengan obyek tersebut.
2.   Menggunakan pedoman
Menggunakan buku pedoman dapat dilakukan bila suatu ketika intuisi yang sedang mengalami kebuntuan atau ‘blank’ , sebagai upaya mencari pancingan agar imajinasi berkembang. Menemukan pola yang khas melalui pengamatan intuitif, kemudian mencocokannya dengan pedoman-pedoman seringkali  juga membantu untuk mengatasi kebuntuan yang terjadi. Pada situasi ini intuisi kita lebih berperan hanya sebagai kompas saja, sedangkan ide-ide pemahaman didapatkan dari mencocokkan indikasi yang ada dengan pedoman.
3.    Mengintregasikan tahap pertama dan kedua-ita

Tidak ada komentar:

Posting Komentar